Kamis, 07 Maret 2013

Kado Ulang Tahun Anakku

Bocah cilik yang beranjak besar,
Tanggal 5 Maret 2013, Genap tiga tahun putri kecilku meramaikan keluarga kecil kami. Bahagia? tentu saja. Aku juga begitu bangga melihat perkembangannya. Setiap keterampilan baru yang ditunjukkan putri kecilku ini terasa seperti keajaiban dan semakin membuatku bahagia menjadi seorang ibu.
Putri,begitu sapaan kesayangan untuk putri kecilku ini, meskipun dia sudah tidak ingin dianggap sebagai anak kecil lagi hanya karena dia sudah berangkat sekolah sendiri. Sedari kecil dia memang kami didik untuk hidup mandiri. Dan sebagai seorang anak, putri memang punya jiwa sebagai pribadi mandiri dan selalu ingin belajar berhasil dengan usahanya sendiri. lebih dari itu dia juga mewarisi sifat keras kepala dan pantang menyerah dari kedua orang tuanya. Maka diusia 3 tahun ini pun dibandingkan dengan teman-teman seusianya, putri tergolong lebih dewasa. Kemampuan untuk memahami keadaan diri dan lingkungannya serta kemampuannya untuk berkomunikasi secara lugas membuatku merasa bersama teman kecil, bukan sekedar teman kecil. selain rasa ingin tahu atas semua hal yang dia temui, semua informasi yang dia terima juga mampu direkam dengan baik.
ya... begitulah,  menceritakan kisah seorang anak memang tidak ada habisnya. selalu ada cerita baru yang bisa diurai, selalu ada kenangan yang tidak bosan untuk di ingat dan selalu ada kebahagiaan bersamanya.

Kado Ulang Tahun, " keterampilan baru dalam menggunting"
dan akhirnya, tanggal 5 maret usianya genap 3 tahun. Si kecilku yang aktiv ini walaupun belum mengerti arti ulang tahun tapi dia tahu setiap ulang tahun pasti ada kado. Sebagai bentuk kasih sayangku pada putri aku pun mengajak putri memilih sendiri hadiah ulang tahunnya. Bukan suatu hadiah yang mewah atau mahal, tapi itu lebih berarti karena dia sendiri yang memilih. Sudah menjadi tabiatnya selalu mimilih sendiri apapun yang berhubungan dengan dirinya baik pakaian, mainan dan tentu saja dalam pembelian kado ini.
Setelah memilih sebuah boneka Hello Kitty yang berwarna ala pelangi kami pun pulang dan beristirahat di rumah. Sebelumnya aku sempatkan membeli Kue Ulang Tahun untuk sekedar di bagikan bersama teman-temannya di rumah. Singkatnya setelah acara kado dan kue ulang tahun aku sedang bersantai sambil membaca buku ketika kemudian putri yang memang senang menggunting dan menempel gambar datang menghampiriku. 
" Ibu..." katanya, " kabel listriknya boleh digunting gak? lanjutnya lagi. Aku hanya menjawab " Jangan ya, mengguntingnya gambar atau kertas aja". Mendengar jawabanku dia hanya menjawab " Oh....". setelah itu kulihat dia menggunting kertass kembali. Aku tidak terlalu memikirkan tentang kabel yang ditanyakannya tadi, karena menurutku di tidak akan mengguntingnya kalo aku tidak memberikan izin.
Keesokan harinya aku benar-benar harus mengisi baterai handphoneku ketika kutemukan charger hp ku dalam keadaan terpotong dan tidak ku temukan potongannya di sana. Ketika kutanyakan tentang hal ini, putriku hanya menjawab potongan kemarin dibuang ke tempat sampah. Ya.....h, tamat deh, tadi pagi sampahnya sudah diangkut truk sampah.
Walah 2.... kecil-kecil sudah malpraktek ini. Gak mau kalah berbagi kadonya. Terima kasih ya nak...bingkisan ulang tahunnya. Membuat ibu semakin perhatian sama kamu, sekecil apapun pasti akan ibu perhatikan. Soalnya kalo meleng sedikit saja akibatnya.......................akan ada masalah baru..